Pengertian Prestasi Belajar
Menurut Hamalik ,
prestasi belajar adalah terjadinya perubahan tingkah laku pada diri siswa, yang
dapat diamati dalam bentuk perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
Perubahan tersebut diartikan adanya peningkatan dan pengembangan yang lebih
baik dibanding sebelumnya. Perubahan yang timbul pada individu harus mengarah
pada perubahan positif yang berupa kecakapan sikap, kebiasaan dan pengertian.
Prestasi belajar juga dapat diartikan sebagai hasil yang dicapai individu
setelah mengalami proses belajar dalam jangka waktu tertentu[1].
Sedangkan
Djamarah mengatakan bahwa prestasi
belajar adalah kemampuan yang diperoleh siswa setelah melalui kegiatan belajar.
Jadi prestasi belajar merupakan hasil yang diperoleh siswa setelah proses
belajar mengajar dilaksanakan, baik dalam bentuk prestasi maupun perubahan tingkah
laku dan sikap siswa yang telah mengalami belajar. Prestasi belajar dapat
dijadikan tolak ukur untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam
mengetahui dan memahami suatu pelajaran[2].
Dari uraian di
atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar adalah perubahan tingkah laku
yang mencakup bidang kognitif, afektif, dan psikomotorik. Melalui proses
belajar seseorang akan mengalami perubahan dalam tingkah lakunya yakni sebagai
prestasi belajar yang dilakukannya. Proses belajar mengajar dan prestasi belajar
merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Untuk itu, maka segala sesuatu
yang mempengaruhi proses belajar harus dioptimalkan agar mencapai prestasi
belajar yang meningkat ke arah yang lebih baik. Secara sederhana dapat diambil
pengertian bahwa prestasi belajar adalah hasil yang diperoleh berupa
kesan-kesan yang mengakibatkan perubahan dalam diri individu sebagai hasil dari
aktivitas dalam belajar[3].
[1] Oemar
Hamalik. 2009. Proses Belajar Mengajar.
Bandung : Bumi Aksara hal 30
[2] Syaiful
Bahri Djamarah. 2006. Stategi Belajar
Mengajar. Jakarta : PT Rineka Cipta hal 119
[3] Ibid 2
hal 23
Tidak ada komentar:
Posting Komentar